Pelecehan Anak di Bawah Umur, Paman Korban: Ada Pihak Menghalangi Kita

  • Whatsapp

GORONTALO (Kabgor) Dugaan pelecehan anak dibawah umur yang dilakukan oleh salah satu Kepala Desa di Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo (Kabgo) kini terus berlanjut. Pihak keluarga korban kembali mendatangi Polres Gorontalo, Senin (03/5/2021).

Pelecehan dibawah umur yang menimpa Korban, Jelita (nama samaran), sempat mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Pasalnya, pelaku diduga merupakan oknum Kepala Desa Tohupo, Bolot (Nama samaran) yang baru saja terpilih.

Korban Jelita (15) yang merupakan siswi disalah satu Sekolah Menengah Pertama di Kabgor, mengaku telah dilecehkan oleh Bolot.

Sebagaimana yang disampaikam paman korban, Hartono Puluhulawa. Ia menceritakan kronologis dimana pada saat kasus tersebut berbuntut pada pemeriksaan Pemerintah Desa Tohupo tiba-tiba saja paman korban hampir dihajar oleh ayah tiri korban, karena dirinya tidak menginginkan kasus anaknya itu dibawah sampai pada ranah hukum.

“Kita dianggap hanya membawa isu fitnah setelah dibawa di Kanto Desa musyawarah bersama diantara ayah tirinya, ibu kandungnya, dan pihak ayah kandungnya tapi setelah itu kita pihak keluarga ada pengancaman dari pihak ayah tiri (Korban, red-), maka apa yang akan dipertanyakan kepada korban tidak jadi, karena sudah ada tekanan, dan pengancaman dari ayah tirinya,” ucap Hartono.

Menurut Hartono, saat pemerintah Desa Tohupo tidak mampu menyelesaikan persoalan diantara dua bela pihak, Kepala Desa mengeluarkan surat rekomendasi yang perkaranya dilanjutkan ke Kantor Polisi.

Saat berada di Kantor Polisi, sambung Hartono, Korban Jelita mengakui bahwa sudah lama Pelaku, Bolot, telah menjalin hubungan terlarang bersama korban.

“Polsek memanggil kami untuk menelusuri fitnah ini, setelah di kantor Polisi sudah ada temuan dan pengakuan korban selama 10 bulan mereka (Pelaku, dan Korban, red-) sudah menjalin hubungan terlarang yang disaksikan oleh kami, dan mereka orang tua korban dipanggil juga untuk mendengarkan pengakuan korban hanya satu yang dia minta bahwa si pelaku tidak di penjarakan,” ucapnya.

next..,

Pos terkait